Ketika membangun rumah tangga, penting untuk Anda dan pasangan memerhatikan kontrasepsi yang sesuai kebutuhan dan aman digunakan. Memilih kontrasepsi pun haruslah sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup Anda. Seperti metode kontrasepsi untuk jangka panjang. Memilih KB yang aman untuk kesehatan pun juga menjadi hal utama yang harus diperhatikan.

Tujuan memilih KB yang aman pemakaian kontrasepsi adalah untuk merencanakan masa depan keluarga dalam meningkatkan taraf hidup yang lebih baik. Selain itu juga mencegah risiko kematian ibu saat melahirkan. Ketika Anda dan pasangan mampu melakukan perencanaan jarak kehamilan sebaik mungkin, maka pertimbangan faktor usia, kesehatan, kemampuan finansial untuk memenuhi kebutuhan anak akan terencana lebih baik.

Namun sayangnya, peningkatan penggunaan kontrasepsi masih terbilang kecil dalam 10 tahun terakhir ini, yaitu kurang dari 1,5%. Terutama bagi pasangan muda yang telah menikah, pengetahuan penggunaan kontrasepsi ini masih sangat bias. Karena itu, penting sekali berkonsultasi dengan dokter dan bidan untuk mencari tahu seputar jenis-jenis kontrasepsi modern.

DKT Indonesia dengan produk kontrasepsi Andalan pun bergerak untuk menyampaikan edukasi tersebut melalui kampanye “Pilihanku”. Mengedukasi dan mensosialisasikan bahwa adanya Kontrasepsi Jangka Panjang sudah menjadi bagian gaya hidup untuk pasangan suami istri di masa kini. Kontrasepsi ini tentu saja memberikan kenyamanan dan keamanan, lalu pemakaian yang praktis serta ekonomis, dan terpenting adalah pemakaian sekali pakai untuk jangka panjang.

Kemudian, pilihan kontrasepsi apa yang bisa Anda dan pasangan pilih dari Kontrasepsi Jangka Panjang tersebut? Ada IUD dan Implan. Dua kontrasepsi ini memiliki metode yang membantu Anda mengatur kehamilan dengan cara yang praktis dan efisien.

 

Kontrasepsi IUD

IUD (Intrauterine Contraceptive Device) atau spiral ini merupakan alat kontrasepsi yang dipasang dalam rahim, tanpa hormon namun tidak akan mengganggu kesuburan. IUD ini sangat efektif untuk jangka panjang atau jika Anda ingin menjaga jarak kehamilan sesuai yang direncanakan. Terlebih, IUD pun aman bagi ibu yang menyusui. Dengan begitu, Anda yang sedang menyusui dan ingin menjaga jarak kehamilan cocok menggunakan kontrasepsi tersebut.

Bagaimana kerja kerjanya? IUD mengurangi mobilitas sperma sehingga sperma tidak akan mencapai sel telur karena telah melalui efek iritasi steril. Kemudian, tembaga yang ada di kontrasepsi tersebut akan melepas ion yang menyebabkan kondisi rahim tidak siap untuk melakukan pembuahan.

Lalu, apa yang bisa Anda dapatkan dari IUD? Selain melindungi untuk jangka panjang dan ama untuk ibu menyusui, IUD juga tidak memiliki efek samping hormonal dan tidak terikat jadwal minum obat serta kunjungan dokter atau bidan.

 

Kontrasepsi Implan

Implan digunakan dengan dipasang di bawah kulit lengan atas. Implan ini hanya mengandung hormon progesteron yang tidak memengaruhi kualitas dan produksi ASI serta mengurangi pendarahan berat saat menstruasi.

Cara kerja Implan ini yaitu hormon diserap secara perlahan oleh pembuluh darah lalu progesteron tersebut mencegah pelepasan sel telur dan mengentalkan lender rahim. Dengan begitu, rahim akan sulit ditembus sperma.

Jika Anda memilih Implan sebagai kontrasepsi pilihan, pengaturan kehamilan akan efektif terlindungi dalam jangka panjang hingga 4 tahun. Selain itu, Implan ini pun mudah dipasang. Anda juga tidak perlu rutin harus check up ke dokter atau bidan.

Sekarang Anda sudah tahu apa itu Kontrasepsi Jangka Panjang. Selanjutnya, tinggal Anda dan pasangan memutuskan mana Kontrasepsi Jangka Panjang yang terbaik untuk digunakan. Cerdas memilih KB yang aman, cerdas membangun rumah tangga keluarga!

 

KONSULTASI