Kenali Fakta dan Mitos Kontrasepsi

Banyak fakta dan mitos yang beredar  tentang kontrasepsi tanpa diketahui kejelasan sekaligus pembuktiannya. Saatnya kenali serta pahami lebih dalam 6 fakta dan mitos berikut, yuk!

Mungkin Anda dibuat takut soal efek samping penggunaan kontrasepsi atau jaminan dari pencegahan kehamilan tak terencana. Artikel ini membantu Anda menepis keraguan tersebut. Ajak pula pasangan mendiskusikan pilihan alat kontrasepsi Andalan yang sesuai kebutuhan Anda. Jika butuh info lebih lanjut, konsultasikan langsung dengan dokter dan bidan kepercayaan keluarga Anda.

Mitos 1: Mengonsumsi Pil KB Mengakibatkan Berat Badan Naik

Fakta: Tergantung jenis Pil KB yang digunakan. Tidak semua Pil KB berdampak pada penambahan berat badan dan hal tersebut juga bersifat sangat individual, akan berbeda antara satu perempuan dengan perempuan lainnya. Selama tetap menjalani pola hidup yang baik hal tersebut tidak akan menjadi suatu masalah. Jika Anda khawatir, konsultasikan dengan dokter tentang pilihan alat kontrasepsi terbaik yang sesuai dengan kondisi Anda.  

Mitos 2: Tidak Perlu Takut Hamil Saat Sedang Menyusui

Fakta: Mitos umum ini sama sekali tidak benar. Bahkan sering kali mitos ini dijadikan penyebab dari kehamilan tak terencana. Pada saat menyusui, hormon kesuburan memang akan ditekan sehingga kemungkinan untuk menstruasi akan lebih kecil. Tapi, jika Anda sudah menstruasi yang menandakan bahwa tubuh Anda sudah kembali subur maka Anda perlu menggunakan kontrasepsi seperti Pil KB Andalan Laktasi, Suntikan KB Andalan 3 Bulan 3 ml atau Implan Andalan.

Mitos 3: Menggunakan Alat Kontrasepsi dalam Waktu Lama Membuat Anda Sulit Kembali Hamil

Fakta: Ketika Anda berhenti menggunakan alat kontrasepsi apa pun jenisnya, kemungkinan untuk hamil amat besar. Namun tubuh memang membutuhkan waktu untuk beradaptasi kembali. Biasanya waktu yang dibutuhkan dengan pemakaian kontrasepsi yang tidak mengandung hormon akan lebih cepat dibandingkan dengan kontrasepsi yang mengandung hormon dan hal tersebut akan berbeda efeknya antara satu perempuan dengan perempuan lainnya.

Jadi Anda dapat memilih menggunakan kontrasepsi Suntik KB seperti Suntikan KB Andalan dan Suntikan KB Harmonis. Namun, tidak berarti penggunaan alat kontrasepsi menganggu kesuburan Anda dalam jangka panjang.

Mitos 4: Sebaiknya Jangan Gunakan IUD Sebelum Memiliki Anak

Fakta: Pasangan mana pun—baik yang sudah maupun belum memiliki anak— pasti mencari alat kontrasepsi paling efektif untuk mencegah kehamilan tak terencana. Beberapa produk IUD memang ada yang direkomendasikan untuk wanita yang telah melahirkan, karena kondisi leher rahim dan uterus menjadi lebih besar pascamelahirkan. Pemasangan IUD pun menjadi lebih nyaman dan penggunaannya selama berhubungan intim pun lebih aman.

6 produk IUD Andalan berikut dipercaya mampu memenuhi kebutuhan Anda dan pasangan.

Sudah memiliki anak atau belum, tidak masalah jika ingin menggunakan IUD. Namun,  memang membutuhkan penyesuaian dengan panjang rahim. Biasanya bagi perempuan yang belum memiliki anak, rahimnya berukuran lebih pendek sedangkan pasca melahirkan kondisi leher rahim dan uterus menjadi lebih besar.

Hal tersebut tidak perlu Anda khawatirkan karena dengan varian lengkap nya IUD Andalan tanpa hormon memiliki ukuran variatif, khususnya untuk rahim yang lebih pendek.

Mitos 5: Kondom Tidak Dapat Memuaskan Pasangan

Fakta: Lupakan apa yang Anda dengar bahwa kondom dapat mengganggu aktivitas seks dengan pasangan. Baik pria dan wanita sama-sama menikmati momen bermesraan dengan ataupun tanpa kondom. Jika Anda membutuhkan kontrasepsi non-hormonal seperti kondom, jangan terpengaruh dengan mitos ini. Apalagi Kondom Andalan telah memenuhi Standar Mutu Internasional Tertinggi yang menjamin kenikmatan saat berhubungan.

Setelah memahami fakta dan mitos sekaligus produk kontrasepsi Andalan, tetap jaga keharmonisan dan kemesraan Anda dengan pasangan ya!

Sumber: womenshealthmag.com

KONSULTASI